Beberapa saat lalu ia begitu menggebu-gebu seolah ada hal genting yang berakibat bumi tidak berjalan sesuai hukumnya pendapat sendiri membuat baper diri sendiri Modal kuktural sudah dimilikinya dengan narasi sedemikian rupa ia berhasil meraup dukungan seolah dirinya korban meski tak jelas posisinya Beberapa waktu terus terjadi saling balas antara sektenya dan individu antara tujuan mulia dan tujuan bangsat dengan memosisikan diri sebagai pihak lemah Waktu terus berjalan sebagaimana bumi tetap berputar meskipun bukan ia sebagai porosnya dan kali ini kembali terjadi Bermain peran seolah-olah korban padahal sama-sama pelaku kejahatan katakanlah begitu, sebab ia tetap dengan narasi dan sektenya membabi buta menyangkal dan memutar arah. 20 Oktober 2020
Bagaimana seharusnya menjadi manusia? yang gigih menyuarakan kesalahan yang berusaha menembus kebebasan yang siap sedia dalam keadaan apapun Di mana akan kutemukan sungai dengan gemerlap lampu di dalamnya seperti tak mengalir ngeyeumbeu di situ saja Menjadi bahan olok-olok sudah biasa bermain peran sebagai korban apalagi menyembunyikan peristiwa sesungguhnya demi mendapat perhatian khalayak Mengumpulkan modal budaya tak lupa sosialnya juga demi kemaslahatan diri pribadi di mata orang banyak. 19 Oktober 2020
Melangkah menaiki tanjakan dengan kerikil yang berjalan turun panas terik di kepala debu dari truk-truk besar yang lalu lalang . Kawasan ini sedang mengalami pembangunan tiang-tiang beton berjejeran bukit-bukit ditembus bor-bor raksasa rumah-rumah warga digusur Alat berat mengalahkan ibu-ibu di depannya tangis anak-anak yang terbawa suasana genting meskipun mereka tak mengerti apa yang terjadi hanya melihat apa yang terjadi dengan ibunya Di atas dan di bawah rencananya akan melaju ular besi dengan kecepatan tinggi menghubungkan dua kota bersar dalam hitungan menit Pernah kita bertamu kepada para pejabat sekitar menuntut dukungan sebelum akhirnya di- lepeh -kan Pembangunan terus berlanjut penggusuran kian menyebar seiring pengembangan kawasan sekitar menunjang eksistensi ular 17 Oktober 2020
Ke Tangerang di siang terik menyusuri jalanan dengan pemandangan dua sisi yang berdampingan yang dikembangkan dan muncul alami Ke Tangerang di malam buta kerlip lampu kota menyala-nyala hanya di satu sisi lainnya gelap gulita Ke Rumah Sakit mengantarkan koin ke Rumah 'Rakyat' mengantarkan tempat dua-duanya sama mengingjnkan yang tidak diinginkan Hanya ada satu persamaan di antara kedua rumah itu perihal alat yang digunakan Bus. 16 Oktober 2020
Ada yang melihat api bekerja, Aan Mansyur Ada yang menembak secara misterius, Seno Gumira Ada yang berbakat menggonggong, Dea Anugrah Ada yang mencinta bunga dilarang, Kuntowijoyo Ada yang ber-Tuhan tak pernah selesai, Goenawan Mohammad Ada yang mengembala kambing saat hujan, Mahfud Ikhwan Tak pernah aku melihat orang yang dengan sengaja bekerja sepenuh hati 15 Oktober 2020
Sepagi itu merangkak lari dari pintu Memejamkan kebisingan kota meratapi nasib di tanah rantau Memang tak banyak yang bisa dilakukan Seperti kau tak bisa mengobel lubang itu 13 Oktober 2020
Di beranda masjid, aku duduk di anak tangga ketujuh di antara hilir mudik kendaraan di jalan raya Tiga orang lain duduk, di bawahku bersandar tiang beton dekat bedug lebih dekat ke jalan Anak dipangku ayahnya ibu memangku gawainya keranjang berisi pepaya di sampingnya tiga buah, berwarna oranye sempurna Sang anak manja dipangkuan ayahnya gelendotan sebelum mereka bangkit dan pergi melanjutkan perjalanannya Pepaya oranye itu masih di sana di dalam keranjang putih dengan lubang di sekelilingnya dan muncul para pesepeda, dari dalam masjid 11 Oktober 2020
Mimpi dan basah Lari dan kalah Bangun dan ambruk Terbang dan nyuksruk Kembali kuingat semuanya tentang seorang yang pergi begitu saja tanpa kabar dan undangan tanpa pamit dan perpisahan Kemari sekedar saja kesana menerjang semua kursi, meja dan segalanya papan, kapur dan debunya 10 Oktober 2020