Posts

Air Susah di 'Tanah Air' Indonesia

Image
Kumparan Foto Saat anda telat pergi ke kampus dan anda berlari, apakah yang terjadi dalam tubuh anda? Saat berolahraga apa yang keluar dalam tubuh anda? Saat makan makanan sangat pedas apa yang terjadi dalam tubuh-khususnya wajah-anda? Bahkan saat anda bersetubuh apakah yang anda keluarkan? Ya, yang keluar dari tubuh anda kebanyakan berbentuk cairan, entah dari bagian mana cairan itu keluar, entah tingkat kekentalannya seberapa persen, ada yang bening ada pula yang sedikit berwarna. Hal itu tentu biasa saja. Kenapa? Karena tubuh manusia bukan hanya seonggok daging dan tulang. Mayoritas zat yang berada dalam tubuh manusia adalah cairan. Sehingga, wajar jika memang cairanlah yang kebanyakan dihasilkan oleh manusia. Bahkan, tubuh manusia kuat untuk tidak menerima asupan makanan selama tiga sampai empat minggu, tapi belum tentu bisa bertahan saat tidak ada asupan air. Hal lainnya bisa kita lihat dari Tanah Air Indonesia ‘tercinta’ ini. Ya, Istilah negara dan bangsa memiliki pa...

Lenin dan Marx

Image
liberation.org Bayangkan anda berada dalam dunia yang sedang mengalami perubahan secara cepat. Mobilitas masyarakat berubah dari tenaga hewan menjadi kendaraan bertenaga mesin. Peredaraan informasi dari surat menyurat berubah menjadi data digital yang bisa diakses siapapun dan kapanpun. Kuantitas produksi yang sebelumnya satu produk per hari menjadi 1000 produk perjam. Negara-negara di dunia-khususnya eropa dan amerika-gencar melakukan revolusi industri sebagai jawaban atas mimpi dalam rangka meningkatkan taraf hidup yang lebih layak. Namun, muncul suatu permasalahan dalam sistem yang dilaksanakan kala itu. Cita-cita untuk memakmurkan kehidupan masyarakat justru menjadi sistem dimana penderitaan masyarakat terus terjadi. Kemiskinan, kelaparan, kesenjangan sosial menjamur dimana-mana. Sistem kapitalisme menyebabkan faktor-faktor produksi hanya dikuasai oleh para pemilik modal. Pekerja yang menghasilkan nilai lebih dianggap sebagai alat produksi untuk mencapai tujuan si pemil...

Lompatan Keberimanan

Image
Dokumentasi Pribadi Perkembangan suatu peradaban dipengaruhi oleh banyak faktor. Salah satunya adalah agama. Dikemudian hari manusia mengenal ragam jenis agama serta klaim-klaim kebenarannya masing-masing. Tiap agama pun membuka jalan keselamatan bagi pengikutnya, utamanya dalam hal-hal yang bersifat eskatologis. Agama sebagai pedoman hidup bagi manusia selanjutnya akan memasuki wilayah antropologis dan sosiologis yang multi tafsir. Hal tersebut berdampak pada tingkat kebenaran dari agama menjadi relatif. Bercampurnya hal-hal yang bersifat sakral dan profan senantiasa berdampak pada kekeliruan dan cara pandang manusia terhadap agama. Oleh sebab itu, mempercayai suatu agama dan menjalankan segala ajarannya memerlukan penelaahan mendalam. Semua ajaran agama harus melalui proses penelaahan agar mendapatkan objektifitas yang memiliki kebenaran yang layak untuk diyakini dan dipraktikan. Saat ini, terdapat dua sikap yang ditampilkan dalam memperlakukan agama, yang kedua-duanya justr...

Lenin: Sebuah Pengantar Sangat Singkat

Image
Sumber gambar: ppcorn.com Pada 1991, dunia digemparkan dengan berakhirnya kekuasaan komunis terbesar di dunia. Peristiwa itu terjadi tanpa goncangan-goncangan yang mengawalinya. Ialah peristiwa meninggalnya Uni Soviet. Uni Soviet merupakan negara pertama yang menerapkan sistem sosialisme yang lahir dari Revolusi Oktober 1917. Revolusi yang dimotori oleh Kaum Bolshevik ini berhasil meruntuhkan kediktatoran Rezim Tsar Nikolaus II. Adalah Vladimir Lenin yang menjadi penggerak revolusi tersebut, yang dikemudian hari menjelma menjadi figur sentral dalam perkembangan negara-negara komunis di seluruh dunia. Jikalau tidak ada Lenin, barangkali pemikiran-pemikiran Karl Marx hanya berakhir menjadi kajian-kajian ahli filsafat dan ekonomi saja. Namun, di tangan Lenin, pemikiran Marx menjelma menjadi pijakan dasar dalam melakukan penghancuran kapitalisme dalam revolusi sosialis. Dikemudian hari kita mengenal yang namanya Marxisme-Leninisme atau yang biasa disebut Komunis. Artikel ini mencob...

Filsafat Hikmah, Mistisisme dan Pengetahuan

Image
Dokumentasi Pribadi Artikel pernah tersiar dilaman harakatuna.com Cukup menarik tatkala mengunjungi salah satu toko buku di Kota Bandung lantas menemukan buku ini. “Epistemologi Tasawuf” adalah judul buku tersebut. Epistemologi sebagai suatu ilmu yang berkutat pada penelaahan terhadap sumber-sumber pengetahuan yang kemudian identik dengan salah satu cabang dalam filsafat menjadi judul utama buku tersebut. Serta tasawuf yang secara sederhana saya artikan sebagai suatu cara dalam proses mendekatkan diri kepada Tuhan sehingga memperoleh kenikmatan dalam beribadah. Epistemologi Tasawuf adalah salah satu karya dari Haidar Bagir. Buku tersebut merupakan sebagian dari disertasinya saat menjalankan studi Doktoral di Program Studi Filsafat Universitas Indonesia. Sebagai pemikir yang concern dalam kajian filsafat dan pemikiran Islam kontemporer tentunya ia sudah banyak berkecimpung dalam dunia tersebut. Karena buku ini bersifat filosofis dan memang diperuntukan untuk kalangan y...

Sosialisme-Marxisme dan Islam

Image
Dokumentasi Pribadi Artikel pernah tersiar dilaman harakatuna.com Lahir dari kalangan rakyat jelata di Mazinan, sebuah desa dekat Masyhad, timur laut Khurasan, Iran pada tanggal 24 November 1933 tak lantas membuat nasib Ali Syari’ati ikut melarat. Orangtuanya Sayyid Muhammad Taqi’ Syari’ati dan Putri Zahrah adalah keluarga yang disegani di tengah-tengah masyarakat sebagai tokoh spiritual. Darah intelektual dan spiritual mengalir dari keluarganya. Ali Syari’ati kecil sudah berbeda dengan teman sebayanya. Pikirannya sudah jauh meningalkan teman sebayanya. Hal tersebut tak terlepas dari lingkungan keluarga yang mendukung ia untuk tumbuh di tengah suasana intelek. Buku-buku menjadi teman setianya dalam mengarungi waktu sepanjang hari. Setelah lulus dari Universitas Masyhad, Ali Syari’ati hijrah ke Universitas Paris. Disana ia merasa bebas dari incaran penguasa Iran kala itu. Ia mulai berkenalan dengan berbagai aliran pemikiran yang berkembang di dunia Kajian-kajian yang dilakuk...

Relasi Agama, Budaya, dan Politik

Image
Dokumentasi Pribadi Trialektika merupakan buku bunga rampai hasil diskusi selama dua tahun yang diselenggarakan oleh Studia Humanika Salman ITB ataupun Forum Studi Kebudayaan FSRD ITB. Seperti bunga rampai pada umumnya, tentunya isi buku tersebut merupakan kumpulan banyak tulisan dari beberapa orang dalam diskusi-diskusi yang telah dilaksanakan. Secara garis besar buku ini membahas tiga tema pokok yakni agama, budaya, dan politik. Mengawali isi dari buku ini kita akan berlayar dalam lautan khazanah spiritualitas yang dikemukakan oleh Editor buku sendiri yakni Alfathri Adlin. Ihwal spiritualitas ini menjadi pijakan dalam pembicaraan soal bagaimana agama sering berbenturan-atau dibenturkan-dengan budaya. Pembahasan spiritualitas dimulai dari pengertian-pengertian yang lahir di Timur maupun di Barat. Dalam khazanah intelektual Timur spiritual masih lekat kaitannya dengan agama sedangkan pengertian spiritualitas di Barat sudah tidak lekat dengan agama melainkan kepada intensita...

(Bijak)sana dalam Men(cinta)i

Image
Sumber Gambar: Lapar Institute Manusia memiliki suatu ciri khas yang membedakannya dengan mahkluk lain. Ia memiliki kemampuan untuk memaksimalkan rasio yang dimilikinya dalam menjalani kehidupan, berpikir. Dengan berpikir seyogianya manusia bisa menembus segala sekat-sekat dalam hidup, yang menghambat manusia untuk mengekspresikan sesuatu. Lantas timbul pertanyaan, apakah pikiran yang dihasilkan akan senantiasa memperlancar kehidupan manusia? Atau ia malah membelenggu manusia, membatasi ruang geraknya. Alih-alih membantu ia malah jadi benalu, bukannya menjadi solusi malah jadi polusi. Salah satu ekpresi dari manusia adalah ungkapan cinta. Dalam suatu posisi manusia pasti memiliki satu kereteg hate terhadap sesuatu, baik terhadap hal materiel maupun imateriel, terhadap sesama manusia maupun terhadap Tuhan. Kereteg hate tersebut merupakan suatu refleksi imateriel yang dialami manusia. Namun, tidak semata-mata ia muncul sebagai perasaan, tentunya ada hal yang menjadi sebab yang ...

Cinta: Materiel dan Imateriel

Image
Sumber Gambar: Lapar Institute Tugasmu bukanlah mencari cinta, melainkan mencari dan menemukan segala penghalang di dirimu yang telah kamu bangun untuk melawan cinta. ~Maulana Jalaluddin Rumi Manusia pada hakikatnya hadir dalam kondisi fitrah. Fitrah membuat manusia berkeinginan dan cenderung memiliki preferensi terhadap suatu kebenaran. Tujuan manusia hidup seyogianya ialah kebenaran mutlak milik Sang Pencipta, Tuhan Yang Maha Esa,   Allah Subhanahuwata’ala . Untuk mencapai kebenaran tersebut diperlukan penghayatan cinta kasih terhadap Sang Pencipta. Dengan begitu, kita akan memahami hakikat kebenaran yang diturunkan melalui firmanNya melalui Rosulullah Muhammad Saw. Rosulullah Muhammad Saw. merupakan abdullah, hamba Allah yang secara fisikal memiliki kesamaan dengan manusia lainnya. Namun, Allah Swt. memberikan anugerah kepadanya untuk mengemban risalah kerosulan. Muhammad merupakan sosok yang memperkenalkan kita kepada Sang Penguasa Alam Semesta, Allah Swt. sebagai su...

Estafet Monoteisme

Image
Dokumentasi Pribadi Monoteisme dapat dipahami secara umum sebagai ajaran agama yang memercayai Keesaan/Kemahatunggalan Tuhan. Sejarah mencatat, dalam kepercayaan agama-agama samawi (Yahudi, Nasrani dan Islam) telah berulang kali konsep monoteisme disalah pahami yang berujung pada lahirnya politeisme maupun henoteisme. Mu’arif mencoba untuk menjelaskan bagaimana monoteisme telah berkembang dan menjadi bagian dari kepercayaan agama-agama samawi. Ia berpendapat bahwa pemahaman kaum Muslimin-khususnya di Indonesia-terhadap latar belakang historis-kultural agama-agama samawi kurang. Sehingga, menganggap bahwa Islam lahir sebagai agama baru, tanpa ada kaitannya dengan agama samawi yang lainnya (Yahudi dan Nasrani). Padahal, ketiganya berkelit-kelindan dimana Yahudi yang dibawa Nabi Musa As. dilanjutkan estafet monoteismenya dalam Nasrani yang dibawa Nabi Isa As. kemudian berakhir dan disempurnakan di dalam Islam yang dibawa oleh Nabi Muhammad Saw. Ketiga agama tersebut lahir dari ...