Posts

(Bijak)sana dalam Men(cinta)i

Image
Sumber Gambar: Lapar Institute Manusia memiliki suatu ciri khas yang membedakannya dengan mahkluk lain. Ia memiliki kemampuan untuk memaksimalkan rasio yang dimilikinya dalam menjalani kehidupan, berpikir. Dengan berpikir seyogianya manusia bisa menembus segala sekat-sekat dalam hidup, yang menghambat manusia untuk mengekspresikan sesuatu. Lantas timbul pertanyaan, apakah pikiran yang dihasilkan akan senantiasa memperlancar kehidupan manusia? Atau ia malah membelenggu manusia, membatasi ruang geraknya. Alih-alih membantu ia malah jadi benalu, bukannya menjadi solusi malah jadi polusi. Salah satu ekpresi dari manusia adalah ungkapan cinta. Dalam suatu posisi manusia pasti memiliki satu kereteg hate terhadap sesuatu, baik terhadap hal materiel maupun imateriel, terhadap sesama manusia maupun terhadap Tuhan. Kereteg hate tersebut merupakan suatu refleksi imateriel yang dialami manusia. Namun, tidak semata-mata ia muncul sebagai perasaan, tentunya ada hal yang menjadi sebab yang ...

Cinta: Materiel dan Imateriel

Image
Sumber Gambar: Lapar Institute Tugasmu bukanlah mencari cinta, melainkan mencari dan menemukan segala penghalang di dirimu yang telah kamu bangun untuk melawan cinta. ~Maulana Jalaluddin Rumi Manusia pada hakikatnya hadir dalam kondisi fitrah. Fitrah membuat manusia berkeinginan dan cenderung memiliki preferensi terhadap suatu kebenaran. Tujuan manusia hidup seyogianya ialah kebenaran mutlak milik Sang Pencipta, Tuhan Yang Maha Esa,   Allah Subhanahuwata’ala . Untuk mencapai kebenaran tersebut diperlukan penghayatan cinta kasih terhadap Sang Pencipta. Dengan begitu, kita akan memahami hakikat kebenaran yang diturunkan melalui firmanNya melalui Rosulullah Muhammad Saw. Rosulullah Muhammad Saw. merupakan abdullah, hamba Allah yang secara fisikal memiliki kesamaan dengan manusia lainnya. Namun, Allah Swt. memberikan anugerah kepadanya untuk mengemban risalah kerosulan. Muhammad merupakan sosok yang memperkenalkan kita kepada Sang Penguasa Alam Semesta, Allah Swt. sebagai su...

Estafet Monoteisme

Image
Dokumentasi Pribadi Monoteisme dapat dipahami secara umum sebagai ajaran agama yang memercayai Keesaan/Kemahatunggalan Tuhan. Sejarah mencatat, dalam kepercayaan agama-agama samawi (Yahudi, Nasrani dan Islam) telah berulang kali konsep monoteisme disalah pahami yang berujung pada lahirnya politeisme maupun henoteisme. Mu’arif mencoba untuk menjelaskan bagaimana monoteisme telah berkembang dan menjadi bagian dari kepercayaan agama-agama samawi. Ia berpendapat bahwa pemahaman kaum Muslimin-khususnya di Indonesia-terhadap latar belakang historis-kultural agama-agama samawi kurang. Sehingga, menganggap bahwa Islam lahir sebagai agama baru, tanpa ada kaitannya dengan agama samawi yang lainnya (Yahudi dan Nasrani). Padahal, ketiganya berkelit-kelindan dimana Yahudi yang dibawa Nabi Musa As. dilanjutkan estafet monoteismenya dalam Nasrani yang dibawa Nabi Isa As. kemudian berakhir dan disempurnakan di dalam Islam yang dibawa oleh Nabi Muhammad Saw. Ketiga agama tersebut lahir dari ...

Disana Sukab Disini Sukab

Image
Dokumentasi Pribadi Kisah Dunia Sukab dimulai tahun 1984. “Penari dari Kutai” yang terbit di harian Kompas, 6 Mei 1984 menjadi pembuka kisah Dunia Sukab. Kisah seorang penari yang sering ditinggal pergi suami dan menemukan benih-benih cinta keduanya bersama lelaki yang lian. Disini Sukab hanya numpang lewat. Namun, disinilah Sukab mulai menjelma dalam kisah-kisah Seno hingga saat ini. Dunia Sukab merupakan kumpulan cerita pendek karya Seno Gumira Ajidarma. Berisi tujuh belas cerita pendek. Cerita pertama seperti yang disebut diawal terbit tahun 1984. Cerita ke tujuh belas berjudul   “Perempuan Preman” yang terbit di harian Media Indonesia, 28 Januari 2001. Sejumlah cerita tersebut terangkum apik dan secara tidak langsung merupakan kesaksian Seno-sang pengarang dan wartawan-terhadap kondisi masyarakat kala itu.kesaksiannya begitu dekat dengan kondisi masyarakat, misalnya kondisi masyarakat Jakarta kurun waktu 90-an. Salah satu kesaksiannya ia ungkapkan me...

Laila Majnun

Image
Sumber gambar: Dok. Pribadi Gerbangdunia.zone.id -  Sampai saat ini buku bertemakan cinta masih menjadi primadona dikalangan masyarakat. Banyak interpretasi yang hadir akan cinta itu sendiri, hal tersebut tak terlepas dari sifat universalitas dari cinta. Karena cinta bisa hadir di mana pun, kapan pun, dengan siapa dan juga apa pun. Membaca kisah-kisah cinta akan mengusik jiwa terdalam seseorang. Cinta nyaris sama dengan kehidupan itu sendiri. Cinta bisa menjangkit jiwa antar manusia, antara manusia dengan mahkluk lainnya, maupun antara manusia dan Sang Pencipta. Seperti halnya kisah cinta yang tersaji dalam Laila Majnun . Laila Majnun yang merupakan karya sastra berisi kisah cinta tragis antara dua anak muda ini sangat terkenal di negara-negara Islam di Timur Tengah dan telah diceritakan secara turun temurun selama ratusan tahun. Ialah Nizami Ganjavi, seorang penyair Persia yang mendapatkan tugas untuk mengisahkan cerita yang tersebar dari mulut ke mulut terseb...

Jangan Putus Asa Ibroh dari Kehidupan Teroris dan Korbannya

Image
Sumber gambar: Dok. Pribadi Artikel pernah tersiar dilaman harakatuna.com dengan judul  "Belajar dari Teroris dan Korbannya" Gerbangdunia.zone.id - Secara sederhana Hasibullah Satrawi menulis buku ini berdasarkan pengalamannya dalam berjumpa dan berintraksi dengan mantan pelaku tindak terorisme serta korban yang diakibatkan oleh tindakan tersebut. Banyak sekali pembelajaran yang dapat diambil dari kehidupan pelaku dan korban. Hasib begitu sapaan akrabnya menulis buku untuk mencoba memahami   segala macam sisi kehidupan teroris dan korbannya dalam sudut pandang ibroh (pembelajaran) dan hikmah sesuai dengan tuntunan agama Islam. Pria lulusan Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir ini merefleksikan pikiran dan upaya advokasinya terhadap masalah-masalah terorisme. Tujuannya tidak lain dan tidak bukan adalah untuk mengkampanyekan suatu perdamaian dalam berkehidupan. Latar belakang keislaman yang kental membuat Hasib dengan lugas mengemukakan pandangan islam terhadap ...

Al-Zaytun The Untold Stories

Image
Identitas buku Judul: Al-Zaytun The Untold Stories Penulis: Tim Peneliti INSEP Penerbit: Kerjasama Pustaka Alvabeta & LaKIP Cetakan: Pertama, September 2011 Tebal: xxviii+238 halaman ISBN: 978-602-9193-09-1 Sinopsis buku Sejak berdiri pada 1999, Ma’had Al-Zaytun tiada henti menuai kontroversi. Pesantren modern di pelosok desa di Indramayu, Jawa Barat, ini disebut-sebut terkait gerakan Negara Islam indonesia (NII) yang diproklamasikan SM Kartosoewiryo pada 1949. Pemimpin Ma’had Al-Zaytun, Syekh AS Panji Gumilang, konon adalah Imam NII KW9, begitu pula para pengurus pesantren, tak lain adalah para pejabat dan aparat NII. Tak hanya itu, dana pembangunan dan operasional pesantren ini diduga pula mengalir dari kantong jamaah NII. Dana tersebut dimobilisasi secara ofensif melalui berbagai kewajiban zakat, infak dan sedekah dalam beragam jenis, yang dilegitimasi dengan doktrin keagamaan menurut tafsiran NII. Sebagian kalangan melancarkan tuduhan dan hujatan, menyebut NII KW9 dan Ma...

Islam sebagai Dasar Negara - Mohammad Natsir

Image
Sumber Gambar: Dok. Pribadi Identitas buku Judul: Islam sebagai Dasar Negara Penulis: Mohammad Natsir Penerbit: Sega Arsy Cetakan: Pertama, November 2014 Tebal: 138 halaman ISBN: 978-602-8635-12-3 Sinopsis buku Semula, Natsir yakin, di atas tanah dan iklim Islam-lah, pancasila akan hidup subur. Namun, pada sidang-sidang di Majelis Konstituante. Natsir justru menyampaikan pidato berjudul “Islam sebagai Dasar Negara”, yang menghendaki penggantian Dasar Negara Pancasila dengan Dasar Negara Islam. Dengan dasar negara Pancasila, katanya, “Bangsa Indonesia bagaikan melompat dari bumi tempat berpijak, ke ruang hampa vocum tak berhawa.” Selain, karena Pancasila sudah ditafsirkan sebagai sistem sekular yang digali dari sistem kehidupan rakyat Indonesia, sebagaimana disampaikan Presiden Soekarno beberapa kali pidatonya, juga karena Pancasila dan UUD 1945 sebagai dara negara RI sampai sejauh itu masih bersifat “darurat”. Hal itu sebagaimana dinyatakan oleh Soekarno dan diambil ol...

Menak Senayan - Karim Suryadi

Image
Sumber Gambar: Dok. Pribadi Identitas buku Judul: Menak Senayan Penulis: Karim Suryadi Penerbit: Pustaka Jaya Cetakan: Pertama. Maret 2017 Tebal: 192 halaman ISBN: 978-979-419-463-8 Sinopsis buku Kemampuan mengambil hikmah dan kebijaksanaan dari peristiwa yang dialami adalah wujud kesadaran kemanusiaan yang penting. Berkat kesadarannya untuk belajar dari pengalaman, seseorang bukan saja dapat terhindar dari jebakan lubang yang sama, tetapi juga bisa menilai seberapa jauh kemajuan telah tercapai. Mengambil pelajaran dari peristiwa politik bukan hal mustahil, bila kesadaran ntuk belajar dari pengalaman telah dimiliki. Di samping nsur-unsurnya yang dinamis, politik memiliki pola-pola yang berulang. Selain muncul sebagai ritual, pola-pola dimaksud adalah refleksi kesadaran politisi sebagai manusia, yang cenderung menglang tindakan yang diganjar penghargaan dan menghindari perbuatan yang berbuah cemoohan. Buku ini leih sekedar mendokumentasikan wacana yang berkembang menjel...

Mainkan Jarimu dan Tunggu Ia Menghampirimu

Image
Seorang pemahat yang sedang menyelesaikan karya handmade- nya. Sumber gambar: balikami.com Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi sampai saat ini terus meningkat signifikan. Kemudahan akses kedalam dunia tanpa batas kini hampir bisa dirasakan oleh setiap orang . Hal tersebut berdampak pula pada dunia perdagangan. Dulu kegiatan produksi merupakan kegiatan padat karya, artinya bahwa kegiatan produksi tersebut memerlukan banyak tenaga manusia yang berdampak pada produktifitas angkatan kerja yang ada, sehinga meminimalisir tingkat pengangguran Namun, seiring berjalannya waktu dengan tingkat permintaan yang terus meningkat menyebabkan tenaga-tenaga manusia harus tergantikan oleh tenaga-tenaga mesin yang memang dari segi kuantitas produk yang dihasilkan jauh lebih banyak . Dengan begitu  perusahaan bisa menekan biaya produksi dari pembayaran gaji pegawainya. Akibatnya dengan bergantinya tenaga manusia menjadi tenaga mesin itu menyababkan pengangguran terbuka kembali me...