Posts

Laila Majnun

Image
Sumber gambar: Dok. Pribadi Gerbangdunia.zone.id -  Sampai saat ini buku bertemakan cinta masih menjadi primadona dikalangan masyarakat. Banyak interpretasi yang hadir akan cinta itu sendiri, hal tersebut tak terlepas dari sifat universalitas dari cinta. Karena cinta bisa hadir di mana pun, kapan pun, dengan siapa dan juga apa pun. Membaca kisah-kisah cinta akan mengusik jiwa terdalam seseorang. Cinta nyaris sama dengan kehidupan itu sendiri. Cinta bisa menjangkit jiwa antar manusia, antara manusia dengan mahkluk lainnya, maupun antara manusia dan Sang Pencipta. Seperti halnya kisah cinta yang tersaji dalam Laila Majnun . Laila Majnun yang merupakan karya sastra berisi kisah cinta tragis antara dua anak muda ini sangat terkenal di negara-negara Islam di Timur Tengah dan telah diceritakan secara turun temurun selama ratusan tahun. Ialah Nizami Ganjavi, seorang penyair Persia yang mendapatkan tugas untuk mengisahkan cerita yang tersebar dari mulut ke mulut terseb...

Jangan Putus Asa Ibroh dari Kehidupan Teroris dan Korbannya

Image
Sumber gambar: Dok. Pribadi Artikel pernah tersiar dilaman harakatuna.com dengan judul  "Belajar dari Teroris dan Korbannya" Gerbangdunia.zone.id - Secara sederhana Hasibullah Satrawi menulis buku ini berdasarkan pengalamannya dalam berjumpa dan berintraksi dengan mantan pelaku tindak terorisme serta korban yang diakibatkan oleh tindakan tersebut. Banyak sekali pembelajaran yang dapat diambil dari kehidupan pelaku dan korban. Hasib begitu sapaan akrabnya menulis buku untuk mencoba memahami   segala macam sisi kehidupan teroris dan korbannya dalam sudut pandang ibroh (pembelajaran) dan hikmah sesuai dengan tuntunan agama Islam. Pria lulusan Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir ini merefleksikan pikiran dan upaya advokasinya terhadap masalah-masalah terorisme. Tujuannya tidak lain dan tidak bukan adalah untuk mengkampanyekan suatu perdamaian dalam berkehidupan. Latar belakang keislaman yang kental membuat Hasib dengan lugas mengemukakan pandangan islam terhadap ...

Al-Zaytun The Untold Stories

Image
Identitas buku Judul: Al-Zaytun The Untold Stories Penulis: Tim Peneliti INSEP Penerbit: Kerjasama Pustaka Alvabeta & LaKIP Cetakan: Pertama, September 2011 Tebal: xxviii+238 halaman ISBN: 978-602-9193-09-1 Sinopsis buku Sejak berdiri pada 1999, Ma’had Al-Zaytun tiada henti menuai kontroversi. Pesantren modern di pelosok desa di Indramayu, Jawa Barat, ini disebut-sebut terkait gerakan Negara Islam indonesia (NII) yang diproklamasikan SM Kartosoewiryo pada 1949. Pemimpin Ma’had Al-Zaytun, Syekh AS Panji Gumilang, konon adalah Imam NII KW9, begitu pula para pengurus pesantren, tak lain adalah para pejabat dan aparat NII. Tak hanya itu, dana pembangunan dan operasional pesantren ini diduga pula mengalir dari kantong jamaah NII. Dana tersebut dimobilisasi secara ofensif melalui berbagai kewajiban zakat, infak dan sedekah dalam beragam jenis, yang dilegitimasi dengan doktrin keagamaan menurut tafsiran NII. Sebagian kalangan melancarkan tuduhan dan hujatan, menyebut NII KW9 dan Ma...

Islam sebagai Dasar Negara - Mohammad Natsir

Image
Sumber Gambar: Dok. Pribadi Identitas buku Judul: Islam sebagai Dasar Negara Penulis: Mohammad Natsir Penerbit: Sega Arsy Cetakan: Pertama, November 2014 Tebal: 138 halaman ISBN: 978-602-8635-12-3 Sinopsis buku Semula, Natsir yakin, di atas tanah dan iklim Islam-lah, pancasila akan hidup subur. Namun, pada sidang-sidang di Majelis Konstituante. Natsir justru menyampaikan pidato berjudul “Islam sebagai Dasar Negara”, yang menghendaki penggantian Dasar Negara Pancasila dengan Dasar Negara Islam. Dengan dasar negara Pancasila, katanya, “Bangsa Indonesia bagaikan melompat dari bumi tempat berpijak, ke ruang hampa vocum tak berhawa.” Selain, karena Pancasila sudah ditafsirkan sebagai sistem sekular yang digali dari sistem kehidupan rakyat Indonesia, sebagaimana disampaikan Presiden Soekarno beberapa kali pidatonya, juga karena Pancasila dan UUD 1945 sebagai dara negara RI sampai sejauh itu masih bersifat “darurat”. Hal itu sebagaimana dinyatakan oleh Soekarno dan diambil ol...

Menak Senayan - Karim Suryadi

Image
Sumber Gambar: Dok. Pribadi Identitas buku Judul: Menak Senayan Penulis: Karim Suryadi Penerbit: Pustaka Jaya Cetakan: Pertama. Maret 2017 Tebal: 192 halaman ISBN: 978-979-419-463-8 Sinopsis buku Kemampuan mengambil hikmah dan kebijaksanaan dari peristiwa yang dialami adalah wujud kesadaran kemanusiaan yang penting. Berkat kesadarannya untuk belajar dari pengalaman, seseorang bukan saja dapat terhindar dari jebakan lubang yang sama, tetapi juga bisa menilai seberapa jauh kemajuan telah tercapai. Mengambil pelajaran dari peristiwa politik bukan hal mustahil, bila kesadaran ntuk belajar dari pengalaman telah dimiliki. Di samping nsur-unsurnya yang dinamis, politik memiliki pola-pola yang berulang. Selain muncul sebagai ritual, pola-pola dimaksud adalah refleksi kesadaran politisi sebagai manusia, yang cenderung menglang tindakan yang diganjar penghargaan dan menghindari perbuatan yang berbuah cemoohan. Buku ini leih sekedar mendokumentasikan wacana yang berkembang menjel...

Mainkan Jarimu dan Tunggu Ia Menghampirimu

Image
Seorang pemahat yang sedang menyelesaikan karya handmade- nya. Sumber gambar: balikami.com Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi sampai saat ini terus meningkat signifikan. Kemudahan akses kedalam dunia tanpa batas kini hampir bisa dirasakan oleh setiap orang . Hal tersebut berdampak pula pada dunia perdagangan. Dulu kegiatan produksi merupakan kegiatan padat karya, artinya bahwa kegiatan produksi tersebut memerlukan banyak tenaga manusia yang berdampak pada produktifitas angkatan kerja yang ada, sehinga meminimalisir tingkat pengangguran Namun, seiring berjalannya waktu dengan tingkat permintaan yang terus meningkat menyebabkan tenaga-tenaga manusia harus tergantikan oleh tenaga-tenaga mesin yang memang dari segi kuantitas produk yang dihasilkan jauh lebih banyak . Dengan begitu  perusahaan bisa menekan biaya produksi dari pembayaran gaji pegawainya. Akibatnya dengan bergantinya tenaga manusia menjadi tenaga mesin itu menyababkan pengangguran terbuka kembali me...

Tuhan Tidak Perlu Dibela

Image
Sumber gambar: Dok. Pribadi “ Allah itu Maha Besar. Ia tidak memerlukan pembuktian akan kebesaran-Nya. Ia Maha Besar karena Ia ada, apapun yang diperbuat orang atas diri-Nya, sama sekali tidak ada pengaruhnya atas wujud-Nya dan atas kekuasaan-Nya”. Bila engkau menganggap Allah ada hanya karena engkau yang merumuskannya, hakikatnya engkau sudah menjadi kafir. Allah tidak perlu disesali kalau Ia menyulitkan kita. Juga tidak perlu dibela kalau orang menyerang hakikat-Nya. Yang ditakuti berubah adalah persepsi manusia atas hakikat Allah, dengan kemungkinan kesulitan yang di akibatkannya (Al-Hujwiri). Sesuatu yang memerlukan pembelaan hakikatnya sesuatu tersebut memiliki kekurangan. Sehingga memerlukan tambahan berupa pembelaan agar kekurangannya dapat diatasi. Pun begitu ketika kita membela Tuhan, berarti kita menganggap bahwa Tuhan memiliki kekurangan yang perlu kita bela. Tuhan Tidak Perli Dibela merupakan kumpulan tulisan Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yang tersebar di med...

Palagan Melawan Narkoba

Image
Sumber Gambar : truepapua.com Artikel pernah tersiar di portal qureta.com  pada 25 februari 2018 Rangkaian penangkapan kapal pengangkut narkoba di perairan Kepulauan Riau beberapa waktu lalu menunjukan pola peredaran narkoba masih begitu masif di Indonesia. Hal tersebut menunjukan bahwa Indonesia masih potensial menjadi pasar bagi kartel narkoba kelas kakap. Penyelundupan tak harus berjumlah kecil. Tak tanggung-tanggung berton-ton obat terlarang tersebut siap di edarkan di Indonesia. Menarik dicatat, sepanjang tahun 2017 BNN, Polri dan Bea Cukai telah menangani kurang lebih 43.000 kasus narkoba yang melibatkan 50.000 tersangka. Narkoba yang berhasil di amankan 4,7 ton meningkat dari tahun 2016 sebesar 3,6 ton dan di awal 2018 ini sudah ada 1,6 ton narkoba yang diamankan dan 3 ton narkoba yang masih dalam pemeriksaan. Begitu besar kuantitas narkoba yang di edarkan di Indonesia. Tentunya hal ini bukan menjadi tantangan bagi aparat penegak hukum semata. Mengingat kete...

Jokowi, Sangkuni, Machiavelli - Seno Gumira Ajidarma

Image
Dokumentasi Pribadi Gerbangdunia.zone.id - Politik saat ini bukan konsumsi elite-elite politik semata. Di mana pun orang bisa ‘bacot’ tentang politik, mulai di jajanan kaki lima hingga ke hotel bintang lima. Sejak matahari terbit di ufuk timur hingga bulan purnama di malam hari, politik tak lepas dari perbincangan orang-orang. Seolah tak pernah kekurangan bahan, mulai dari obrolan santai di warung kopi hingga debat kusir di sosial media. Pun begitu yang dilakukan oleh Seno Gumira Ajidarma, seorang kritikus film yang kebetulan nyambi menjadi Rektor Institut Kesenian Jakarta. Seperti halnya kritik film yang dapat dipandang dari sudut mana pun, maka ia menganggap politik pun bisa di pandang oleh seseorang yang berada di luar ranah disiplin ilmu politik. Melalui Jokowi, Sangkuni, Machiavelli ia mencoba untuk menyentil para stakaholder politik melalui esai-esai yang ditulisnya. Esai-esai Seno Gumira Ajidarma menyadarkan kita tentang mata ...

Guru Bangsa

Image
Sumber gambar: pixabay.com "Berapa jumlah guru yang masih hidup?" Itu pertanyaan Kaisar Jepang setelah bom atom jatuh di Negeri Sakura tersebut.   Kisah itu beredar luas. Bisa saja mitos, tetapi intinya narasi tersebut memiliki suatu substansi yang valid. Pemimpin Negeri Sakura itu memikirkan pendidikan yang begitu sangat penting bagi kelangsungan negerinya. Ia begitu sadar bahwa yang akan memajukan negerinya bukan melimpah ruahnya sumber daya alam, penduduk yang amat banyak, tetapi pendidikan yang akan membawa kearah mana negeri tersebut akan bergerak. Sejak terpilih menjadi Presiden 2014 lalu. Presiden Joko Widodo mendengungkan suatu gerakan bagi peningkatan kualitas warga Indonesia. Revolusi Mental namanya. Namun, yang terjadi hingga saat ini adalah revolusi infrastruktur. Memang infrastruktur merupakan penopang kehidupan bangsa. Namun sesungguhnya kualitas infrastruktur kehidupan bangsa semata-mata cermin kualitas manusianya. Selama bangsa dan se...